7 Cara Meningkatkan Omset Penjualan Dengan Efektif

cara meningkatkan omset penjualan
cara meningkatkan omset penjualan

Omset sebuah bisnis erat kaitannya dengan keberhasilan bisnis tersebut. Itu berarti, bisnis yang sukses adalah bisnis dengan omset penjualan yang tinggi. Kamu tentunya ingin usahamu sukses, kan? Oleh karena itu, kamu harus tahu cara meningkatkan omset penjualan agar usahamu juga meningkat pesat.

Sebagai seorang pengusaha, kamu pasti sering mendapatkan pertanyaan mengenai omset bisnis yang kamu dapatkan. Lantas, apasih yang dimaksud dengan omset? Omset merupakan total pendapatan yang berasal dari hasil penjualan barang dalam periode waktu tertentu.  Periode ini bisa saja harian, mingguan, bulanan, sampai tahunan.

Melalui omset dan profit ini, bisa diketahui bagaimana penjualan dari sebuah bisnis terjadi, apakah perusahaan tersebut dapat berjalan lancar untuk beberapa tahun ke depan, atau sebaliknya.

Bagaimana Cara Menghitung Omset Penjualan?

Omset penjualan dapat dihitung dengan cara mengalikan harga dan jumlah produk yang akan kamu jual. Kamu bisa menghitung omset bisnismu melalui rumus berikut:

Omset = Jumlah Produk Terjual x Harga Produk

Misalkan dalam kurun waktu sebulan, kamu memproduksi produk sebanyak 200 buah dengan harga jual sebesar Rp 20.000/buah, maka omset kamu dalam kurun waktu sebulan adalah 200×20.000 = 4.000.000

Cukup mudah bukan? Namun, hal ini berlaku berbeda ketika kamu menjual lebih dari satu jenis produk dengan variasi yang berbeda. Kamu harus menyesuaikan perhitungan tersebut dengan harga jual produkmu.

Bagaimana Cara Meningkatkan Omset Penjualan?

Bagian terpentingnya adalah, bagaimana caranya kamu bisa meningkatkan omzet penjualan dalam bisnismu, sehingga penjualanmu bisa semakin maksimal. Omset yang besar bisa kamu dapatkan dengan memiliki produk yang bisa terjual dengan cepat, kamu juga bisa meningkatkan jumlah produk yang terjual serta harga produk yang kamu miliki.

Dalam artikel ini, akan dibagikan beberapa cara meningkatkan omset penjualan dengan efektif yang bisa kamu terapkan. Simak artikel ini sampai habis, ya.

1. Memanfaatkan Media Digital

Ada banyak metode yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan penjualan bisnis kamu, salah satunya adalah memanfaatkan media digital. Teknik pemasaran melalui media digital ini biasanya disebut digital marketing. Dengan memanfaatkan media digital, seperti sosial media dan website, kamu bisa menjangkau pelanggan lebih banyak, bahkan sampai ke luar negeri. Dengan begitu, kamu bisa menarik lebih banyak pelanggan baru dan meningkatkan transaksi penjualan.

2. Perkuat Branding Produk

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Neilsen, terdapat fakta bahwa 60% konsumen lebih menyukai membeli produk dari brand yang sudah mereka kenal dan ketahui. Hal ini tentu membuat para pebisnis mampu meningkatkan branding untuk produk mereka. Karena, tanpa adanya branding yang kuat, maka persaingan kamu akan semakin sulit. 

Lain halnya jika produk dan brand kamu sudah dikenal oleh masyarakat luas, bahkan sampai menjadi top of mind brand yang bisa mereka ingat, maka akan lebih mudah untuk kamu keluar dari persaingan harga.

3. Menerapkan SEO dan SEM

Data menunjukkan bahwa 98% pembeli akan memilih website yang berada pada halaman pertama mesin pencari. Dengan begitu, salah satu cara yang bisa kamu coba adalah meningkatkan traffic atau kunjungan ke website bisnismu.

Seiring meningkatnya traffic pada webmu, mereka yang mengunjungi webmu bisa saja beralih menjadi pembeli dan pelanggan baru. Kalau sudah begitu, kamu bisa meningkatkan penjualan melalui website-mu. Kamu bisa menerapkan Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM) untuk bisnismu sehingga bisnismu memiliki kemungkinan besar untuk tampil pada halaman pertama di mesin pencarian Google.

Baca Juga: 7 Manfaat Website yang Bisa Menguntungkan Bisnis

4. Strategi Diskon

Strategi diskon adalah strategi pemasaran yang cukup efektif untuk diterapkan pada bisnismu. Karena lebih banyak orang yang menyukai dan lebih tertarik untuk melihat barang yang sedang diskon atau mendapat potongan harga, dibandingkan barang dengan harga normal. Kamu bisa memberikan potongan harga atau diskon untuk menarik pelanggan baru untuk melakukan transaksi. Hal ini bisa membantu kamu untuk meningkatkan penjualan serta omset penjualan dengan efektif.

5. Paket Bundling

Memberikan paket bundling adalah strategi pemasaran yang dapat kamu terapkan dengan cara menjual dua produk atau lebih dalam satu paket dengan harga yang lebih mudah. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian pelanggan, sehingga mereka tertarik untuk membeli produk tersebut.

Strategi ini juga diterapkan untuk memperkecil biaya promosi serta memberi nilai tambah yang lebih besar kepada konsumen. Tidak hanya meningkatkan omset penjualan dengan efektif, dengan menjual paket bundling ini, kamu juga mempercepat perputaran produkmu, sehingga tidak ada produk yang terlalu lama berada di gudang.

6. Penawaran Eksklusif Untuk Pelanggan Lama

Mendapatkan pelanggan baru memang penting, tapi kamu tidak boleh melupakan pelangganmu yang sudah lama setia pada produk dan bisnismu. Ketika kamu melakukan promosi untuk pelanggan lama, biasanya biaya yang kamu keluarkan tidak akan sebanyak ketika kamu melakukan promosi untuk menggaet pelanggan baru. Oleh karena itu, kamu bisa memberikan penawaran eksklusif untuk pelanggan lama.

Ketika pelanggan lama sudah mendapatkan puas dengan produk yang kamu berikan, maka mereka akan merasa sudah mengenal bisnismu dan mempercayai kamu. Karena itulah, akan jauh lebih mudah bagi kamu untuk meyakinkan pelanggan lama dengan penawaran eksklusif yang kamu berikan.

Untuk melakukan strategi ini, kamu butuh memiliki database pelanggan kamu. Kamu juga harus yakin jika pelanggan yang akan kamu berikan penawaran tersebut sudah puas dengan pelayanan kamu.

7. Berikan Opsi Beragam Metode Penjualan

Di era serba maju yang memiliki banyak perkembangan teknologi dan internet ini, kamu harus bisa beradaptasi dengan teknologi, salah satunya dengan memberikan opsi beragam metode penjualan seperti toko online dan di berbagai marketplace.

Dengan begitu, pelangganmu bisa memilih akan berbelanja di mana dengan mudah. Ketika kamu menghadirkan opsi beragam, pelangganmu bisa berbelanja di manapun dan kapanpun mereka mau tanpa terhalang waktu dan tempat. Karena semuanya bisa dilakukan secara online melalui smartphone.

Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Omset Penjualan Menurun?

Omzet penjualan yang menurun bisa jadi pertanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan bisnis kamu. Kebanyakan, orang-orang mengambil keputusan penting, seperti merubah harga atau menghapus produk. Padahal, kamu tidak harus selalu melakukan keputusan seperti itu.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan ketika omzet penjualan bisnis kamu menurun:

1. Mengevaluasi Trend Pasar

Salah satu penyebab menurunnya omzet penjualan bisnis adalah tren pasar. Singkatnya, orang-orang sedang atau sudah tidak membutuhkan barang atau jasa yang ditawarkan bisnis kamu.

Jika bisnis kamu memang mengandalkan barang musiman, seperti pernak pernik tahun baru atau acara spesial, maka kamu tidak perlu khawatir karena ini adalah bagian alami dari bisnis musiman.

Tetapi, jika bisnis kamu bukanlah bisnis musiman, bisa berarti ada pergerakan tren pasar yang membuat barang atau jasa kamu menjadi tidak laku lagi. Biasanya hal ini disebabkan oleh barang subtitusi atau barang lainnya yang kurang lebih sifatnya sama dengan barang yang ditawarkan bisnismu.

Kalau sudah begitu, maka kamu harus mengumpulkan data dan mengikuti tren pasar dengan memodifikasi atau membuat produk yang diinginkan oleh pasar.

2. Melakukan Promosi

Salah satu penyebab penjualan bisnis kamu menurun bisa jadi adalah karena kompetitor. Bisa saja kompetitor kamu lebih dikenal atau sedang melakukan promosi besar-besaran untuk menarik banyak pelanggan. Atau, bisa saja orang-orang sudah mulai melupakan bisnis kamu secara perlahan.

Apapun alasannya, kamu bisa melakukan promosi tambahan untuk kembali menarik pelanggan. Kamu bisa menggunakan sosial media untuk menjangkau banyak orang dengan mudah untuk melakukan promosi.

Jika dilakukan dengan tepat, bukan tidak mungkin hal ini tidak hanya mengembalikan omset pnenjualan bisnis kamu tetapi juga meningkatkannya.

Baca Juga: Macam-Macam Strategi Pemasaran yang Dapat Dilakukan

3. Membuat Paket Bundling

Membuat bundling juga bisa menjadi cara yang efektif untuk menahan atau bahkan membalikkan penurunan omset bisnis kamu.

Simpelnya, bundling adalah teknik menjual dua barang dengan satu harga jual. Agar dapat efektif, kamu bisa menjual sebuah barang yang laku keras dengan barang yang kurang laku.

Dengan demikian, kamu setidaknya bisa menjual barang-barang yang menumpuk di gudang dan mencegah nilai dari barang tersebut turun secara terus menerus.

4. Meningkatkan Pelayanan

Kualitas produk dan harga tidak selalu menjadi alasan omset penjualan kamu menurun. Bisa saja pelayanan yang menyebabkan hal tersebut.

Misalnya, bisa saja kamu memiliki produk dengan kualitas terbaik dan harga bersaing tetapi cara kamu melayani pelanggan tidak cukup membuat mereka untuk kembali membeli produk kamu.

Kalau sudah begitu, maka sudah seharusnya kamu meningkatkan pelayanan bisnis kamu. Mulai lah dengan mendengar masukan atau bahkan komplain dari pelangganmu. Setelah itu, jadikan masukan dan komplain tersebut untuk meningkatkan pelayanan bisnismu.

Itulah 7 cara meningkatkan omset penjualan dengan efektif yang bisa kamu terapkan untuk meningkatkan omset penjualan bisnismu. Untuk mendapatkan perhitungan yang pasti dari sebuah omset penjualan, kamu bisa melihat laporan lengkapnya di laporan penjualan serta catatan keuangan kamu.

Akan lebih mudah jika kamu mengandalkan sistem omnichannel iSeller untuk bisnis kamu sehingga kamu bisa berjualan di berbagai channel berbeda tanpa ribet lagi. Kamu juga bisa mendapatkan laporan penjualan secara lengkap dan terperinci dalam kurun waktu yang berbeda seperti laporan penjualan harian, mingguan, hingga bulanan. Sekarang waktunya kamu coba iSeller dan fokus untuk mengembangkan bisnismu, biar iSeller atur sisanya. Coba iSeller gratis sekarang, yuk! 

multi-channel

Diterbitkan oleh iSeller Team

Need to grow your business? Contact us at +62-812-1111-8300

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: