Cara Baru Pelayanan Dine-In Modern dalam Satu Ekosistem Digital - iSeller Blog

Cara Baru Pelayanan Dine-In Modern dalam Satu Ekosistem Digital

Pemilik bisnis yang punya pelayanan dine-in

Pelayanan adalah jantung dari sebuah bisnis, khususnya bagi bisnis Food and Beverage (F&B). Masakan yang lezat mungkin bisa mendatangkan pelanggan untuk pertama kalinya, namun sebenarnya ekosistem mumpuni lah  yang membuat mereka kembali lagi. 

Pelanggan kini tidak hanya datang langsung ke restoran. Mereka bisa menemukan restoran Anda lewat aplikasi, melihat promo, lalu datang untuk makan di tempat. Artinya, pengelolaan dine-in harus terhubung antara sistem online dan offline. 

Simak ulasan lengkap berikut untuk mengelola pelayanan dine-in agar lebih terstruktur, efisien, dan siap menghadapi jam sibuk. 

Apa Itu Dine-In?

Secara sederhana, Dine-In artinya makan di tempat. Konsep ini merujuk pada aktivitas pelanggan yang datang, memesan, dan menikmati hidangan langsung di lokasi kafe atau restoran Anda.

Tidak terbatas pada menu utama (main course) saja, istilah ini berlaku juga untuk semua jenis hidangan. Selama pelanggan menikmati sajian tersebut di meja restoran Anda, aktivitas tersebut masuk dalam kategori dine-in.

Keuntungan Pelayanan Dine-In Pada Bisnis F&B 

Meskipun layanan pesan antar (delivery) saat ini sedang menjamur, budaya makan di restoran tidak pernah mati. Pelanggan umumnya bisa menyisihkan waktu dan anggaran khusus untuk dine-in setidaknya sekali dalam sebulan. 

Berikut adalah keuntungan strategis yang bisa Anda dapatkan dari konsep Dine-In:

1. Potensi Upselling yang Lebih Besar 

Saat pelanggan makan di tempat, interaksi dengan pramusaji atau kasir membuka peluang untuk melakukan upselling. Anda bisa menawarkan menu pembuka, dessert, atau minuman spesial yang mungkin terlewat jika mereka memesan secara online

2. Menciptakan Pengalaman yang Berkesan Bagi Pelanggan

Pengalaman positif tidak hanya soal rasa. Ambience restoran, musik, dekorasi, hingga kebersihan toilet turut membangun persepsi pelanggan. Hal ini sulit didapatkan melalui layanan delivery. Apabila Anda berhasil memberikan pelayanan yang prima terhadap pengalaman sebelumnya, maka pengalaman positif bisa lebih meningkat dan berkesan bagi para pelanggan.

Baca Juga: “Cara Menerapkan Contactless Dining di Restoran Kamu”  

3. Kualitas Makanan Lebih Terjaga 

Risiko makanan tumpah, dingin, atau tampilan rusak saat pengiriman bisa diminimalisir. Pelanggan menikmati hidangan dalam kondisi terbaik, tepat setelah dimasak. Kualitas makanan yang tersaji pun tetap terjaga dan bisa dinikmati lebih maksimal oleh para pelanggan. 

4. Membangun Brand Image yang Kuat 

Desain interior dan keramahan staf adalah representasi visual dari brand Anda. Dine-in adalah panggung utama untuk memamerkan identitas restoran Anda. Selain itu, desain interior yang ikonik bisa menjadi persona tersendiri bagi pelanggan Anda untuk mengenal restoran Anda beda dari restoran kompetitor lainnya. 

5. Mendapatkan Feedback Langsung 

Anda dapat mendengar keluhan maupun pujian pelanggan secara real-time. Jika restoran menerima keluhan dalam jumlah besar, evaluasi dapat segera dilakukan berdasarkan feedback yang masuk. Sebaliknya, apabila restoran mendapatkan banyak pujian, momentum tersebut dapat dimanfaatkan sebagai strategi branding yang kuat atau sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan melalui voucher maupun promo khusus. 

Tahap Penting Mengelola Pelayanan Dine-In Secara Sistematis

Untuk mencapai kepuasan pelanggan, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan saat menjalankan pelayanan dine-In, yaitu: 

1. Kelola Kedatangan dan Rotasi Meja Lebih Terstruktur 

Manajemen meja adalah fondasi pelayanan dine-in. Gunakan sistem yang memiliki fitur visualisasi table layout secara real-time agar penempatan tamu lebih cepat, rotasi meja lebih efisien, waktu tunggu pelanggan lebih ditekan. 

2. Gunakan Sistem Pemesanan yang Terintegrasi

Kesalahan pencatatan pesanan adalah masalah klasik saat peak hours. Untuk meminimalkan human error, restoran perlu sistem pemesanan yang langsung terhubung ke dapur. 

3. Sistem Kitchen Display yang Otomatis

Pesanan langsung masuk ke layar dapur secara berurutan tanpa tiket kertas. Koki dapat bekerja lebih rapi dan memastikan makanan datang sesuai antrean. Sistem Kitchen Display dapat membantu Anda mengelola pesanan masuk otomatis dan berurutan. Koki dan tim pun bisa bekerja lebih terstruktur untuk menjaga kecepatan dan konsisten penyajian. 

Baca Juga: “Restaurant POS Platform: Fungsi, Cara Kerja, dan Kelebihannya

4. Pembayaran Modern dan Terintegrasi

Proses pembayaran yang lambat sering menjadi titik terakhir yang merusak pengalaman pelanggan. Gunakan POS seperti iSeller yang mendukung berbagai metode pembayaran non-tunai seperti QRIS, e-wallet, dan kartu kredit dalam satu perangkat. Proses pembayaran pun bisa berjalan lebih cepat dan praktis. 

5. Satukan Laporan Penjualan dalam Satu Dashboard 

Tanpa sistem terpusat, laporan dine-in dan delivery sering terpisah. Owner harus melakukan rekap manual yang memakan waktu. Laporan penjualan yang terintegrasi dapat membantu Anda mencatat semua transaksi secara otomatis, laporan diterima secara real-time, data penjualan lebih akurat, dan analisis performa lebih mudah. 

Maksimalkan Pelayanan Dine-In Dengan Ekosistem Digital

Pelayanan Dine In modern tidak bisa berdiri sendiri. Banyak pelanggan menemukan restoran melalui platform digital sebelum datang langsung. 

Kini, Anda bisa membuka peluang baru dengan iSeller. Jadi satu-satunya POS yang terintegrasi menyeluruh dengan ekosistem Grab (Grab Dine Out dan Grab Delivery) Anda bisa menarik pelanggan baru lebih luas dalam satu sistem. 

Dengan satu integrasi iSeller x Grab, Anda bisa:

  • Mencatat seluruh transaksi Grab secara otomatis di sistem POS
  • Menerima notifikasi pesanan real-time
  • Mengatur harga dinamis antara dine-in dan delivery 
  • Mendapatkan laporan penjualan detail dan terkonsolidasi
  • Dan masih banyak lagi

Artinya, traffic dari Grab bisa langsung terhubung dengan sistem kasir Anda tanpa perlu input manual ulang. 

Kesimpulan 

Dine-in bukan sekadar aktivitas makan di tempat. Ini adalah momen strategis untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Pelayanan yang sigap, pengalaman yang nyaman, dan proses yang praktis menjadi kunci utama agar pelanggan kembali berkunjung. Untuk mencapainya, bisnis F&B memerlukan sistem operasional yang andal dan terintegrasi.

iSeller bisa memberikan kemudahan Anda dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan sistem POS yang menyatu dengan operasional Anda. Plusnya, iSeller juga sudah terintegrasi dengan ekosistem Grab, khususnya Grab Dine Out. Restoran dapat menyederhanakan alur operasional, meminimalkan kesalahan, dan tetap memberikan pelayanan optimal bahkan di jam tersibuk sekalipun.

COBA GRATIS kemudahan kelola bisnis dengan iSeller!

Leave a Reply

Discover more from iSeller Blog

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading